Pages

Sunday, January 1, 2017

Welcome 2017!



Tahun 2016 sudah berakhir. Untuk teman-teman kristiani, aku mengucapkan Merry Chirstmas. May Jesus always blessing you. Dan Happy New Year for all of us!

Tahun baru, semangat, baru, resolusi baru yang diadaptasi dari resolusi lama yang belum terwujud di 2016. Kalau ditanya, apa resolusimu tahun kemarin yang belum tercapai?
Jujur, aku nggak bisa jawab. Rasa-rasanya aku nggak ada resolusi yang muluk banget. Cuma berharap lebih rajin ngeblog, lebih sehat alias rajin berolahraga, dan rejeki mengalir. Tapi ketimbang aku hanya menghitung berapa banyak resolusi tidak tercapai, lebih baik menghitung hal baik yang terjadi selama 2016, bukan?

Too many good things happened in my life in 2016. I’m counting on my blessing. Bahkan, sampai hal terbaik yang nggak pernah aku bayangkan sekali pun terjadi. God is really amazing! Banyak pelajaran mahal yang aku dapatkan di 2016 dan menjadi pelajaran penting untuk 2017 agar tidak terulang.  Jika aku menilik kebelakang, perihal karir, tentu aku bersyukur. Karirku terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Seperti yang aku rencanakan. Tapi yang aku dapatkan, it’s beyond my imagination.

Aku nggak pernah menulis apa rencana atau resolusiku tiap tahunnya. Tapi bertemu dengan salah satu temanku, Ruth, membuat aku belajar hal penting darinya. Bila menginginkan sesuatu, catat. Rekam dalam benak. Usaha dengan kerja keras untuk mendapatkannya. Aku terkagum dengan impiannya dan milestone karirnya sejauh ini. Kenapa? Dia selalu bermimpi untuk memiliki piano sendiri. Ia mencatat dibuku catatannya dihalaman awal. Dan tiap kali ia membukanya, itu akan mengingatkannya kenapa ia harus bangun pagi, kerja keras sampai begadang, freelance kiri kanan. Semua itu terbayar ketika dia berhasil membeli piano dengan harga hampir 10 juta. Iya, 10 JUTA!!

Dari ceritanya aku jadi berpikir, tertegun. Mimpi itu gratis. Dreams cost you nothing, begitu istilah inggrisnya. Aku selalu memiliki mimpi absurd dan nggak semuanya benar-benar terpatri dalam benak dan hati. Akhirnya aku pun terinspirasi memulai 2017 ini dengan menuliskan top 5 lists resolusiku di 2017. Aku tahu resolusi ini absurd. But trust me, ketika kamu tuliskan dan satu sampai dua hal dalam list tersebut tercapai. It’s totally worth!

Dipenghujung tahun, aku belajar untuk menerima diriku apa adanya dan bahagia. Kadang karena untuk mencapai suatu tujuan, kita suka lupa macam anak kecil yang asyik masyuk mengemut lollipop. Being perfect is exhausted. Kalau tahun kemarin aku ingin into detail harus sempurna dan semua orang harus puas. Tahun ini aku lebih ingin agak sedikit santai. We cannot make everybody’s happy, right? Sebelum membuat orang lain bahagia, alangkah baiknya kita bahagia terlebih dahulu.

So, lets face this 2017 with your big smile, big guts, and big shot! Be happy, always! ^ ^

Apa resolusi 2017 kamu? Share yuk sama aku dikolom komentar ^ 3 ^
Mind to follow me? Let me know and I would follow you back ^O^


Image credit: http://blog.krrb.com/

Reactions:

2 comments:

  1. hahahaha..
    ga telat-telat amat kok pos nya..
    Anyway...
    Merry Christmas... #lopelope
    may God bless you through this year..
    maafkan keterlambatan saya mengucapkannya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Merry Christmas and Happy New Year 2017 Felic. Maaf telat balas ^ ^
      Thank you for the greetings. Am appreciated ^ 3 ^

      Delete

Today a reader, tomorrow a leader. A good readers live a comment here ^ ^
I always try to reply your comment and visit back to your blog/website. So, keep coming back and we can be a friend xoxo