Pages

Friday, August 8, 2014

Are you beautiful?

PS: Please watch the video first before you read whole post ^ ^



Let’s talk about the video. I can tell that I’m falling in love the way DOVE delivers a message to audience. Honestly, the creative team behind these campaign are totally amazing! Brilliant! It’s kinda different way to promote beauty product. Mostly, beauty brands always use actress, models who reflected with their ‘own beauty’. Which is must white, tall, skinny, and have perfect shape on any angle. But the creative team of DOVE have own way to tell what beauty is. They touch emotion by captivating story. It’s bite sized! Well delivered!


dove real beauty sketches, women
picture taken from http://bit.ly/1sFsKN7

Only 4% of women around the world consider themselves beautiful. Are you?


Those word reminds me of how many women are complaining about their looks, appearance issues. We, (women: read), always complaining with our physic. The beauty brand which use ‘perfect beauty’ model/actress are increasing of lack self-esteem.

We always compare our physic with actress or models who has been used for beauty brand. For example: ‘I have a big jaw’, ‘pretty big forehead’, ‘many freckles on my face!’, ‘protruding chins’, and a lot of bad things that we’ve said about ourselves.


dove real beauty sketches, women
picture taken from http://bit.ly/1A0qfHL

We’ve spent a lot of time to criticizing and try to fixing the thing that we thought are not quite right.  We all know that how we look ourselves is different than how others do. You don’t know exactly how hard the models/actress did to do all through until get their shape now? We don’t know if they did bloody cosmetic surgery, extreme diet, any injection, DO YOU? And of course you don’t know IF their look are genuine, right? Do you think they are happy? We never knew. I don’t think I can called it happiness if we have to push ourselves just for extreme diet to gain our weight for super perfect shape. Do you?

Many women are more beautiful than they give themselves credit for. Stop being so hard on ourselves! Be grateful of your natural beauty. It impacts the choices friends are we make, the jobs are we applied for, how we treat our children. It impacts everything. It couldn’t be more critical to your happiness.

We spent a lot of time as women analyzing and trying to fix the thing that aren’t quite right. We should spend more time to appreciate the things that we do like. You are more beautiful than you think.


. . .

Hanya 4% wanita di dunia yang menyadari dirinya bahwa mereka cantik. Kamu?

Kata-kata tersebut mengingatkan saya bahwa masih banyak di luar sana wanita yang kurang menghargai penampilannya. Kita (baca: wanita) selalu mengeluhkan akan kurang ini itu. Rasa kurang percaya diri yang timbul akibat melihat berbagai iklan produk kecantikan yang menampilkan figur ‘cantik sempurna’ ala brand.
Keluhan tersebut tentunya seputar fisik yang tidak sepadan dengan figur produk kecantikan yang ada. 

Contohnya saja, ‘Hidungku pesek’, ‘jidat gue kelebaran’, ‘mata saya nggak ada lipetannya’, atau ‘bibir gue tebel deh!’. Dan masih banyak lagi jenis ketidak sukaan akan fisik kita sendiri. Padahal kita tidak tahu proses bagaimana figur/model/artis tersebut bertransformasi untuk bisa seperti sekarang. Belum tentu tampilan fisik mereka sekarang itu orisinil. Berbagai jalan pasti ditempuh untuk mendapatkan penampilan seperti sekarang. Dari aksi berdarah di atas meja operasi, diet ketat, suntik ini itu, atau olahraga ekstra? Kita nggak akan pernah tahu. Apakah mereka bahagia? Kita pun nggak tahu. Yang pasti, ketika kamu menyukai suatu makanan dan harus menahannya hanya karena wajib menjaga berat ideal sebagai model, apakah bisa disebut bahagia?

Seringnya kita terlalu pusing mengkritisi kekurangan yang kita miliki dibandingkan dengan mensyukuri yang kita punya. Yang mana itu dikasih oleh Yang Maha Kuasa. Lucunya kita selalu melihat diri serba kurang. Dan lucunya lagi, selalu terjadi, orang lainlah yang lebih menyadari kecantikan dan kelebihan kita.
Padahal seharusnya dengan menerima diri apa adanya, kita dapat lebih melihat kecantikan kita, diri kita. 

Dengan menyadari dan mensyukuri, itu tandanya kita menghargai diri kita. Dan kita akan jauh berpikir lebih positif dan bahagia, tentunya. Itu semua akan berpengaruh dari cara kita memperlakukan sesama, membesarkan anak, berteman, dan masih banyak lagi. Stop merendahkan diri sendiri. Karena kita jauh lebih cantik dari apa yang kita pikirkan. Apakah mengeluh terus menerus dapat membuatmu bahagia? ^ ^

11 comments:

  1. Nice post! <3
    Kadang emang ada orang yang undervalue sama diri sendiri sih ya,


    http://msmahadewi.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mbak Mahadewi.

      Salam kenal ya. Thank you sudah main-main kemari ^ ^

      Delete
  2. Iya emang banyak cewe yg komplain sama penampilan fisiknya , tp kalau kita bs menerima kekurangan tsb dan percaya diri malah bisa menjadi nilai plus tersendiri ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget, mel. Kalo terus-terusan negatif sm diri sendiri, kita nggak akan bisa lihat sisi baik diri kita ya ^ ^

      Delete
  3. iklan-iklan produk kecantikan juga sih kadang yang bikin gak yakin kalo diri sendiripun sebenernya cantik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Nafi, salam kenal ya ^ ^ makasih udah main kemari....
      Bener banget, mbak. Kadang brand kecantikan itu berbondong-bondong memberikan ikon 'cantik sempurna' ala mereka yang bikin down self-esteem audiensi :)

      Delete
  4. udah pernah nonton iklannya, lebih ke campaign sih drpda iklan. nice commercial :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you for coming, again! ^ ^

      Iya. Message-nya well presented and delivered ya :)

      Delete
  5. Replies
    1. banget, mbak Nathalia ^ ^

      Anyway, salam kenal ya.... terima kasih sudah mampir :)

      Delete

Today a reader, tomorrow a leader. A good readers live a comment here ^ ^
I always try to reply your comment and visit back to your blog/website. So, keep coming back and we can be a friend xoxo